Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Pembinaan Profesi Guru Kabupaten Garut Tahun 2026 sekaligus launching rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-32 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 252 guru dari 42 cabang PGRI se-Kabupaten Garut tersebut menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme, kompetensi, serta semangat pengabdian para guru. Selain pembinaan profesi, kegiatan juga menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32 Kabupaten Garut yang akan berlangsung hingga 28 November 2026.
Sejumlah narasumber hadir memberikan penguatan kepada para peserta. Mereka di antaranya Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut Kristianti Wahyuni, S.H., M.H., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut H. Asep Wawan Budiman, S.Pd., M.Si., serta Ketua PGRI Kabupaten Garut Dr. H. Encep Suherman, M.Pd.
Dari unsur IPI Garut turut hadir Rektor IPI yang diwakili oleh Wakil Direktur (Wadir) 2 Program Pascasarjana IPI Garut Dr. Jamilah, S.H., M.Pd. Direktur Pascasarjana diwakili oleh Wakil Direktur (Wadir) 1 Program Pascasarjana IPI Garut Dr. Dian, M.Pd. Selain itu, hadir pula Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IPI Garut Dr. Agus Hamdani, M.Pd., serta Ketua Program Studi Magister Pendidikan Matematika Dr. R. Sundayana, M.Pd.
Ketua PGRI Kabupaten Garut, Dr. H. Encep Suherman, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian penting dari rangkaian HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32 Kabupaten Garut. Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kapasitas dan semangat pengabdian guru.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32 Kabupaten Garut yang akan berlangsung hingga 28 November 2026,” ujarnya.
Ia juga menyebut kegiatan pembinaan profesi guru tersebut sebagai momentum yang memiliki nilai historis karena IPI Garut bersama PGRI Kabupaten Garut memberikan ruang khusus bagi guru untuk memperoleh penguatan, baik dalam aspek akademik maupun nonakademik yang berkaitan dengan profesi dan kehidupan sosial guru.
“Guru tidak hanya membutuhkan penguatan dalam aspek akademik, tetapi juga penguatan nonakademik yang berkaitan dengan profesi dan kehidupan sosialnya. Ruang seperti ini penting agar guru dapat terus berkembang dan menjalankan pengabdiannya secara utuh,” ungkapnya.
Sementara itu, Dewan Pembina PGRI Kabupaten Garut sekaligus tokoh pendidikan, Dra. Hj. Empat Patimah Sambas, S.Pd., memberikan penguatan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai guru dengan penuh ketulusan.
Menurutnya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan, melainkan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan hati yang bersih dan niat yang baik. Ketulusan dalam menjalankan tugas menjadi bagian penting agar setiap langkah pengabdian guru memberikan manfaat dan membawa keberkahan dalam kehidupan.
Ia menekankan bahwa guru memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan sekaligus turut mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. Oleh karena itu, keteladanan guru tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kemampuan dalam menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, perilaku, etika, serta cara menjalani kehidupan sehari-hari.
“Guru harus menjadi teladan. Apa yang disampaikan kepada peserta didik harus sejalan dengan sikap dan perilaku yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan itulah yang akan memberikan pengaruh besar terhadap pembentukan karakter generasi masa depan,” demikian penguatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan pembinaan profesi guru ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan bagi para guru PGRI di Kabupaten Garut untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga marwah profesi, dan memperkuat solidaritas organisasi. Dengan semangat HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32, para guru diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan pengabdian serta mengambil bagian dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas. Rangkaian kegiatan HUT ke-81 PGRI dan HGN ke-32 Kabupaten Garut selanjutnya akan terus dilaksanakan hingga puncak peringatan pada 28 November 2026, dengan melibatkan keluarga besar PGRI dari berbagai tingkatan dan cabang di Kabupaten Garut.